Nasib Mahasiswa Perantau

nasib mahasiswa perantau

Nasib Mahasiswa Perantau –  Pada tau gak sih kalau mahasiswa perantau dikategorikan sebagai orang yang berani mengambil keputusan, berani menghadapi resiko dan berani bertaruh dan bersaing di tanah orang.

Biasanya nih ya, orang-orang pada ngira kalau mahasiswa perantau rata-rata adalah orang kaya, orang yang sanggup, keluarganya berkecukupan. Lah kohk bisa ? Ternyata hal itu diukur dari kemampuan “bisa kuliah ke luar daerah” ke tanah orang yang dikenal dengan “merantau”….. wah, ternyata itu alasannya…

Guwa kasih tau nih. Gak semua mahasiswa perantau itu berasal dari keluarga berkecukupan. Sebagaian besar hanya bermodalkan niat. Apa yang terjadi mah… urusan nanti yang penting bisa sampe di tanah orang itu sudah sebuah kebanggaan.

Yang paling penting adalah uang kos bulan pertama beres,  uang kuliah tahap awal lunas…hehehehe… Tapi lu harus tau juga, gak semua dari kelaurga mampu. Ada yang berasal dari keluarga sederhana. Orang tuanya hanya petani atau nelayan. Namun karena keinginan, kegigihan, semangat, dan memiliki motivasi yang besar, mereka berani utnuk keluar dari kampung.

Tapi memang benar, modal bernai tidak lah cukup untuk bertahan hidup di tanah rantau, iya gak…hehehe… pasti lu semua khususnya sudah pada ngerti, karena sudah alami.

Ini buat adek-adek yang mau kuliah ditanah rantau nih, ya cuma sekedar pesan saja juga masukan. Nasib lu yang tentuin. Kuliah jauh-jauh ke tanah jawa misalkan, yang dicari ijazah kalau ada dapat kerjaan yang bonus, jadi lu jangan enak-enak, hura-hura ngikuti gaya hidup org lain atau temanmu yang kaget sama kehidupan kota.

Banyak tuh teman-teman yang pas nyampe kota kaget dengan kemewahan, keramaian, dan akses yang snagat gampang akhirnya malah gak kuliah, justru ngurusi yang lain…hehehehe

Ini beberapa poin yang harus lu perhatikan

  1. Hindari pergaulan bebas
  2. Hindari kumpulan- atau kelompok yang isinya hanya hura-hura
  3. Aktif di kampus itu baik, tapi kuliah lu yang lebih penting
  4. Jangan hidup mewah, hidup sederhana, apa adanya… ya keculai dari awalnya memang lu orang kaya
  5. Banyak bergaul dengan teman-teman daerah lain supaya wawasan lu luas, prilaku lu berubah. Jangan jauh-jauh kuliah ke tanah orang, eh gaulnya sama orang2 lu aja. ya percuma dong
  6. Banyak serap ilmudari teman yang menurut lu cerdas dan bisa dijadikan teman dekat.
  7. Harus disiplin, hemat dan manejemn lu harus baik
  8. Ini yang paling sering dihiraukan, aktif dilingkungan lu tinggal.
  9. Berbuat baik, jangan sombong, harus ramah dan saling menyapa
  10. Harus Berprestasi

Jadi anak rantau suka dan dukanya udah kayak gado-gado. Jadi mahasiswa perantau kadang susah. Sebab itu lu harus hidup baik, kalau gak ya nasib lu kayak teman-teman yang lain yang gk disukai sama orang.

Lu jangan sombong dan gengsi kalau akhir bulan nasib saat di perantauan, lu ya kayak anak pramuka waktu kemah wkwkwkw. itu mah udah biasa. Lu harus siap untuk terima nasib-nasib ini

  1. Minder
  2. Susah beradaptasi diawal-awal, ya pada umumnya semua orang sama
  3. Kadang gaya bahasa lu ditiru, wkwkwk, itu mah biasa jadi jangan tersinggung
  4. Suka nahan lapar
  5. Sering jadi pusat perhatian
  6. Telat bayar uang kos, ditagih terus sama yang punya kos
  7. Suka pergi kalau belum bayar kos
  8. Lu kalau sudah skali buat salah, atau berulah pasti akan dikenang. Lebih awet kesalahahan daripada kebaikanjadi hati-hatilah

Itulah beberapa poin penting yang harus lu perhatikan. Itulah beberapa pengalaman yang pernah merasakan nasib sebagai mahasiswa perantau.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*