Dosen Killer Bisa Ditaklukan

Cara Menaklukan Dosen Killer

10 Trik Ampuh Taklukan Dosen Killer

10 Trik Ampuh Taklukan Dosen Killer – Dosen juga manusia biasa. Adanya dosen killer yang berseblahan dengan mahasiswa, pasti dianggap memiliki karakter yang agak nyentrik dan unik. Yang paling serem tentunya kalau kita harus bertemu dengan dosen yang terkenal dengan label killer alias galak. Kalau seorang dosen sudah mendapatkan gelar kehormatan itu, biasanya banyak mahasiswa akan menjadi super was was kalau harus berhadapan dengannya. Kasarannya, kalau mau lulus maka munafiklah sebagai mahasoswa yang baik, sopan dan suka memperhatikan dosen.

Sekeras dan segalak apapun seorang dosen, percaya deh, kalau mahasiswa nurut-nutur saja sama maunya, displin, selalu mengerjakan tugasnya, dan baik-baikin sudah pasti nasibmu aman. Namun hal ini kadang disepelekan oleh kebanyakan mahasiswa, yang pada akhirnya tidak lulus mata kuliah. Bagi mahasiswa baru jangan kaget dengan kebiasaan ini karena kalian harus terbiasa. Kejadian seperti ini sudah biasa dan menjadi sebuah hukum wajib yang harus dialami mahasiswa. Jangan membuang-buang waktu untuk aksi protes karena tidak ada efeknya, yang ada malah seumurmu di kampus pasti bermasakah terus sama dosen yang dianggap killer.

Jadi mahawsiswa terkadang kita harus sedikit licik, memakai topeng agar terhidnar dari dosen killer. Baik-baiklah sama dosen, perhatikanlah setiapa materi yang ia sampaikan, jangan membuat onar, mencoba untuk selalu tepat waktu, walaupun itu bukan kebiasaan. Ya berkorban sedikit untuk kebaikan mungkin lebih baik

dosen killer

Berikut adalah 10 trik yang diyakini mampu meluluhkan hati dosen killer

  • Selalu Berangkat Tepat WaktuBeberapa dosen killer ini biasanya cukup strict soal urusan masuk ke kelas. Beliau cenderung tidak memberikan toleransi sedikit pun untuk mahasiswa yang datang telat. Apa pun alasannya, dosen ini tetap tidak menerimanya. Tidak peduli juga berapa menit kamu terlambat. Yang pasti, sekali telat, tetap telat.

    Sebagai mahasiswa pun kita juga harus tahu diri, namanya kuliah kan memang sudah ada jadwal yang telah disepakati, jadi ya kita harus bisa disiplin dan mematuhinya semaksimal mungkin. Terlepas dari dosen itu killer atau toleransi, usahakan untuk selalu datang sebelum jam kelas dimulai. Dengan begini, kuliah pun akan terasa aman dan nyaman.

  • Selalu Ramah dan Sopan pada DosenTidak perlu malu atau takut untuk menegur dosen yang kamu anggap killer. Seringkali, kita merasa dosen tersebut killer karena kurang berkomunikasi dengan beliau saja. Selain itu, mungkin kita juga sering mendengar cerita horor dari kakak kelas tentang beliau.

    Padahal, dimana- mana kalau belum kenal pasti ada yang kurang sreg. Daripada kita menduga- duga dengan pikiran negatif, sesekali tegur dan ajak ngobrol beliau tentang topik yang lagi happening atau tentang tugas yang diberikan di kelas. Jangan lupa untuk banyak tersenyum ke beliau juga ya

  • Jangan Pernah MengguruiSaking semangatnya kamu, kadang tidak sadar terlalu over PD, sampai- sampai seolah menggurui dosen yang merupakan walimu di kampus, “Kok gitu sih, Pak? Yang ini tuh harusnya begini… begini… begini…” Tidak ada yang salah dengan mengoreksi kekeliruan.

    Tapi menggurui seorang dosen tentu bukan hal yang bisa diterima dari norma kesopanan. Sampaikan lah pendapatmu setelah dosen menyelesaikan penjelasannya. Angkat tangan dan ungkapkan pendapatmu dalam ringkasan bahasa yang sopan. Dengan begitu dosenmu justru bisa merasa salut terhadapmu.

  • Mengkritik di Depan Umum Bisa Membuat Dosen Naik Darah

    Bukan berarti beliau itu anti-kritik, bukan.. tapi kritik yang tepat harus disampaikan juga di moment yang tepat. Mahasiswa yang kritis pun bagus, tapi ingat hobi mengkritik itu juga harus pas. Mengkritik dosen killer di depan umum itu sama saja bunuh diri. Jika beliau merasa tersinggung, bisa saja nilaimu ikut- ikutan terpengaruh.Sebisa mungkin, jika ada kritik yang ingin disampaikan, kritiklah secara pribadi dengan menemuinya langsung atau berkomunikasi via telepon. Hal itu akan membuat dosenmu merasa lebih dihargai.
  • Rajin Berangkat ke Kampus

    Dari diri sendiri juga jangan jadi mahasiswa yang pemalas ya. Jangan dosen killermu, orang tua pun pasti kesel setengah mati kalau kamu malas berangkat kuliah. Dan salah satu kebiasaan dosen killer ini adalah mereka suka mengingat mahasiswa- mahasiswa yang jarang berangkat di mata kuliahnya.Di lain kesempatan, kamu akan disuruh maju dan ditanyai habis- habisan. Kamu bisa saja disuruh ngajar di depan kelas, berdiri di depan kelas atau malah berdiri di lapangan, hehehe.. Kamu sih merasa udah pintar!
  • Selalu Selesaikan Tugas dari Dosen dengan Baik
    Cobalah untuk selalu menyelesaikan tugas dari dosen dengan baik. Jangan sampai teman- temanmu sudah mengumpulkan semua tugas tapi kamunya masih melempem. Padahal, tugas adalah salah satu kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang #mahasiswa.Pastikan juga kamu jangan cuma copy paste punya teman ya, karena kalau ketahuan, efeknya bisa panjang nanti, hehehe…
  • Aktif di Kelas

    Aktif di kelas bisa membuat dosenmu merasa terkesan. Bila yang terkesan padamu ini adalah dosen yang dikenal killer, biasanya sikapnya akan cenderung berubah menjadi lembut padamu. Jadi kalau sewaktu- waktu dosen melempat pertanyaan ke kelas, coba lah untuk menjadi salah satu yang suka untuk mengangkat tangan dan memberikan jawaban.Pada awalnya mungkin kamu nervous dan berkata secara terbata- bata, tapi lambat laun, kamu pasti akan terbiasa.
  • Penting Banget: Jangan Tidur di KelasNgantuk ini manusiawi, tapi jangan di kelas juga kali. Sekali kamu tertidur di kelas, dosen killer akan selalu mengingat namamu. Kamu bisa menjadi salah satu tokoh utama yang akan terus diperhatikan sepanjang semester. Pasti nggak mau kan seperti ini? Maka dari itu, hindarilah rasa ngantuk di kelas dengan manajemen waktu yang lebih baik lagi. Siap??
  • Jangan Ngobrol di Kelas

    Dosen sedang semangat- semangatnya mengajar di kelas, eh kamu malah asyik nggosipin kakak kelas yang ganteng, dosen mana coba yang nggak kesel?? Nah, daripada kena masalah, sebaiknya simpan dulu obrolanmu untuk lain waktu. Ada banyak waktu untuk ngobrol, tapi nggak di jam kuliah juga. Pastikan juga kamu nggak sedang sibuk dengan ponsel pintarmu ya.
  • Santai Saja

    Seringkali kamu men-cap dosen tertentu killer hanya karena mendengar cerita dari kakak kelas. Padahal bisa jadi dosen tersebut sebenarnya baik dan biasa saja. Maka dari itu, sebaiknya dari awal kamu mencoba santai dalam menghadapi dosenmu. Memperlakukan dosenmu sebagai dosen killer justru membuatmu gugup dan secara tidak sadar sering melakukan tindakan konyol hanya karena berusaha untuk menghindari kemarahannya.

Cara Mendapatkan Beasiswa

Cara Mendapatkan Beasiswa Semasa Kuliah

Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah – Seringkali banyak calon mahasiswa atau mahasiswa aktif tidak dapat memenuhi persyaratan saat mengajukan beasiswa. Kegagalan mendapatkan beasiswa sebelum kuliah bukan berarti tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh untuk tetap bisa mendapatkannya.

Ada cara tertentu yang memberi peluang kepada seorang mahasiswa untuk mendapatkan bantuan beasiswa. Caranya ada di bawah ini

Aktif Dalam Organisasi/Komunitas

Aktif dalam organisasi atau komunitas merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan agar bisa mendapatkan beasiswa semasa kuliah. Dengan aktif dalam organisasi, pasti lebih lebih banyak teman dan relasi sehingga mendapatkan lebih banyak informasi. Informasi soal beasiswa adalah informasi yang sering mucul dibahas dalam organisasi kemahasiswaaan.

Rajin Mengikuti Seminar dan Mencari Informasi dari Sumber Lain

Seroing mengikuti seminar dengan topik beasiswa, baik beasiswa dalam maupun luar negeri akan sangat membantu mendapatkan peluang bantuan beasiswa. Cari informasi sebanyak mungkin dari berbagai sumber, baik dari internet, kampus, maupun dari teman.

Rajin Belajar Dan Berprestasi

Rajin belajar juga merupakan poin penting yang bisa menjadi cara untuk mendapatkan nilai IPK yang tinggi. Tidak sedikit pihak penyalur beasiswa memasang syarat nilai IPK tertentu bagi calon penerima beasiswanya. Bahkan dengan prestasi, beasiswa bisa saja datang dengan sendirinya tanpa harus dicari.

Saat ini, beasiswa bahkan datang dari berbagai jalur yang dapat anda manfaatkan. Yang penting adalah selalu berusaha, tidak cepat puas dan tidak pernah putus asa

Ini Alasan Kenapa Malas Kuliah – Kuliah semester awal alias mahasiswa baru, terasa menyenangkan dan sangat serius…wkwkwkwkwk. Itu mah udah biasa… coba udah masuk semester tiga ke atas, amit-mait deh. Terkadang ya kita hanya bisa merasakan malas, dan bosan untuk kuliah apa lagi ketemu dosen yang suah gak enak, bubar dah, tapi apakah lu tau penyebabnya ? Berikut beberapa lasan kenapa mahasiswa itu jadi gak semangat kuliah

Salah Jurusan

Ini merupakan faktor terbesar penyebab malas kuliah. Banyak mahasiswa yang salah jurusan dengan berbagai alasan,seperti paksaan dari orang tua untuk masuk jurusan tertentu atau karena ikut-ikutan teman serta dengan berbagai alasan lainnya.

Ketika mahasiswa yang salah jurusan ini merasakan perasaan tidak nyaman terhadap apa yang sedang ia jalani, tidak sesuai dengan bakat yang mereka miliki, dan tidak sesuai dengan minat yang mereka inginkan,mulailah perasaan malas untuk kuliah itu terasa didalam benak mereka. Sebaiknya,pilihlah jurusan sesuai minat dan bakat anda!

Tidak Cocok dengan Lingkungan

Lingkungan kuliah menjadi faktor penting dalam merasakan kenyamanan kuliah. Terkadang,terdapat beberapa mahasiswa yang merasakan kecocokan dan kenyamanan dengan Lingkungan temat mereka kuliah. Sehingga membuat perasaan malas timbul dan berdampak pada jarangnya mengikuti perkuliahan. Keadaan Lingkungan menjadi faktor penting. Maka,sebelum memilih tempat anda ingin belajar atau kuliah,perhatikan juga lingkungan sekitar tempat tujuan belajar anda!

Tidak Punya Teman yang Cocok

Bagaimanapun,teman adalah faktor penyemangat kuliah. Dalam perkuliahan,dibutuhkan teamwork yang solid. Salah satu kuncinya yaitu memiliki teman yang solid dan menjalani aktivitas kuliah tersebut. Saat mahasiswa tidak menemukan teman yang tepat,maka mahasiswa mulai merasakan jenuh terhadap kegiatan yang dilakukan di kampus. Mulailah timbul perasaan malas untuk kuliah.

Nilai Bermasah

Sering mahasiswa merasakan usaha keras mereka selama menjalani aktivitas kuliah tidak berbuah manis. Nilai yang didapatkan mengecewakan.Sehingga,saat usaha mahasiswa sering berbuah nilai yang mengecewakan,mulailah timbul perasaan putus asa dan jengkel dengan hasil yang tidak setara dengan usaha.

Sebenarnya,tidak ada kata putus asa dalam belajar. Tapi,secara tidak langsung,nilai yang sering mengecewakan dapat mempengaruhi psikis mahasiswa. Seperti putus asa,depresi,dll sebagai efek dari nilai yang mengecewakan tersebut.

Maslah Keluarga

Saat menjalani aktivitas kuliah,mahasiswa sering nge-drop. Sehingga butuh masukan dan motivasi dari orang terdekat dan tersayang,yaitu orang tua. Saat orang tua yang diharapkan mendatangkan motivasi bagi sang mahasiswa sering bertengkar dan tidak sepaham,maka konsentrasi mahasiswa terhadap perkuliahan mereka mulai buyar. Masalah keluarga dapat berpengaruh besar terhadap semangat untuk menjalani perkuliahan bagi mahasiswa. Ingat, in adalah tanggung jawab anda sebagai orang tua!

Suka Lembur yang Tidak Bermanfaat

Begadang sangat besar efeknya terhadap daya tahan tubuh manusia. Sehingga,jika mahasiswa terlalu sering begadang akan menimbulkan rasa letih dan tidak semangat. Cepat marah dan tidak dapat konsentrasi terhadap apa yang sedang jalani. Rasa kantuk yang luar biasa juga membuat mahasiswa bermalas-malasan. Maka,aturlah waktu anda dengan lebih bijak.Sehingga,anda dapat memaksimalkan waktu istirahat anda.

Pasti lu juga pernah ngalami maslah yang sama. Tapi haraus ada solusi, harus bangkit, menemukan titik yang bisa mengembalikan semangat. Semoga bermanfaat

Menjadi Mahasiswa Beprestasi – Mahaswiwsa yang memiliki prestasi baik akademik maupun yang lain seperti olahraga dan ketrampilan lainnya, tentunya memiliki kebangaan tersendiri. Ayo jujur aja, lu pasti iri kan saat ada banner yang isinya foto temanmu dipajang di hampir setiap koridor kampus yang kasi tau kalau teman lu memiliki prestasi, mengharumkan nama kampus, mengalahkan kampus lain disuatu ajang, dan mendapat bonus jalan-jalan ke luar negri..hehehe misalkan. tentunya lu juga ingin terkenal. Ya rejeki mah udah masing-masing,  kalau belum ya lu harus optimis bisa meraihnya. Jadi mahasiswa berprestasi itu menyenangkan. Bisa dapat bonus, bisa dikenal banya orang,  uang kuliah dipotong banyak, dan yang paling penting orang tua lu bangga.

Setiap mahasiswa pasti mempunyai cita-cita dan impian untuk meraih prestasi. Semangat inilah yang sudah tertanam sejak pertama kali menjadi mahasiswa baru. Tentunya bukan hanya sekedar prestasi akademik semata, akan tetapi juga prestasi dalam bidang yang lainnya (softskill dan hardskill). Kenapa harus berprestasi? Karena setiap mahasiswa memiliki hak untuk berprestasi.

Selain itu, prestasi juga mampu mengangkat citra positif intistusi (kampus) menjadi daya tawar bagi masyarakat. Karena setiap mahasiswa mempunyai hak yang sama untuk menjadi mahasiswa berprestasi. Mahasiswa Berprestasi dinilai bukan hanya berdasarkan aspek akademiknya saja melainkan juga dari ekstrakurikuler. Nah lu kalau mau menjadi seorang mahasiswa yang sarat prestasi, ya minimal satulah, ini yang harus lu perhatikan, ini tuh sudah menjadi kewajiban

Review Materi Kuliah

Hal ini jarang banget dilakukan oleh mahasiswa. Kebanyakan mahasiswa suka dengan segala sesuatu yang serba mendadak. Sistem SKS. Ya, sistem SKS atau yang biasa disebut dengan Sistem Kebut Semalam menjadi tradisi mahasiswa pada umumnya menjelang ujian. Giliran besok mau ujian baru belajar satu hari sebelumnya.

Membuat program review (membaca dan mencatat ulang) yang dilakukan setelah mengikuti perkuliahan, ternyata sangat membantu seorang mahasiswa untuk meraih prestasi akademik. Selesai kuliah mahasiswa selayaknya mempelajari ulang semua materi kuliah yang baru saja disampaikan oleh dosen.

Perpaduan review dan membaca materi sebelum kuliah ini ternyata sangat ampuh ketika seorang mahasiswa harus menghadapi ujian. Menjelang ujian, tak perlu membaca ulang semua materi yang ada di dalam buku. Tinggal membuka ringkasannya , sehingga akan paham materi dengan mudah. Review ini akan berguna karena otak lu akan mengalami penyerapan yang maksimal. r.

Belajar dengan Sistem Memahami

Jika menghafal, yakin deh kamu pasti akan cepat lupa ( Short Them Memory). Bentuk soal apapun, asalkan kamu bisa memahami pasti akan cepat tahu. Berbeda dengan menghafal, memahami lebih kepada bagaimana kamu bisa mencerna seluruh materi

Jangan Mau Menjadi Lulusan yang Hanya ‘Biasa Saja’

Mahasiswa dipandang sebagai kaum yang intelektualnya tinggi. Jangan sia-siakan kesempatan ini. Selama kamu menyandang status mahasiswa, kamu boleh bangga. Namun, yang perlu diingat ketika kamu lulus nanti. Begitu kamu resmi di wisuda, itu pertanda bahwa kamu telah lepas dari status mahasiswa kamu.
kalau mau menjadi lulusan yg biasa-biasa saja, otomatis lu tergilas dengan kemajuan global. Dengan Adanya MEA yang akan diberlakukan di akhir tahun 2015, maka kamu akan di tuntut untuk memiliki potensi lebih untuk bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya. Menjadi mahasiswa berprestasi merupakan bekal kamu dalam mempersiapkan masa depanmu kelak. Siapa tahu dengan menyandang status mahasiswa berprestasi kamu akan mendapatkan karir impianmu.

Asah Skill yang Kamu Miliki

Asah skill yang kamu miliki seperti bahasa asing utamanya Bahasa Inggris, Public Speaking dan Entrepreneur. Ketiga hal ini minimal harus kamu miliki selama menjadi mahasiswa. Pertama, Bahasa Inggris. Ya, bahasa Inggris kini telah menjadi hal yang biasa digunakan dalam bahasa pengantar Internasioanal. Kamu masih belum bisa bahasa Inggris ? Yuk, mulai belajar saat ini. Masih ada peluang besar yang bisa kamu miliki. Di zaman seperti sekarang ini kamu di tuntut untuk mampu berkomunikasi bahasa Inggris baik secara aktif maupun masif.

Kedua, Public Speaking. Era saat ini mana ada sih yang tidak memiliki kemampuan Public Speaking / Ya, Public Speaking saat ini sudah menjadi dasar kesusksesan seseorang. Memiliki kemampuan berbiacara di depan publik merupakan kunci kesuksesan kamu jika kamu ingin menjadi orang yang berhasil. Ya, saat ini berbagai sektor telah mensyaratkan kandidat calon karyawannya untuk pandai dalam bernegosiasi. Keahlian kamu dalam Public Speaking tentu mendukung hal tersebut.

Ketiga, Entrepreneur. Di Era seperti sekarang mencari pekerjaan seharusnya bukanlah tujuan utama kamu. Bukan berarti kamu harus mengubur dalam-dalam mimpi kamu untuk menjadi seorang karyawan. Sah-sah saja jika kamu memiliki impian tersebut. Kamu harus pandai memanfaatkan kesempatan yang muncul. Berwirausaha merupakan langkah yang tepat sesuai dengan pribadi kamu. Berwirasusaha merupakan passion kamu jika kamu merupakan tipe orang yang tidak menyukai hal-hal yang berbau perintah dan lebih suka bekerja sesuai dengan kreasi kamu sendiri.

Jalin Koneksi Pertemanan yang Luas

Connection is key of your success. Kalimat tersebut tentu merupakan kata kunci yang dimiliki mahasiswa beprestasi. Lihat deh, oang yang sukses pasti memiliki jaringan yang luas dan ekstra kuat. So, jangan takut untuk bergaul dengan siapapun. Asal orang tersebut bisa memberikan dampak yang positif bagi masa depanmu kelak

Aktiflah di Organisasi yang Sesuai dengan Passsion kamu

Menjadi mahasiswa berprestasi tidak hanya tentang akademik. Kamu juga akan dituntut untuk unggul secara organisasi. Tapi ingat, organisasi yang kamu ikuti adalah organisasi yang sesuai dengan passsion kamu. Sekali lagi, yang sesuai dengan passion kamu. Mengikuti kegiatan yang bukan sesuai dengan passion kamu hanya akan membuat kamu terpenjara karena kamu tidak merasa nyaman di dalamnya.
Prestasi bukan hanya dinilai dari segi akademik. Namun, juga melalui organisasi yang kamu ikuti. Terjun ke dalam organisasi akan membuat kamu memanajemen waktu dengan efektif. Disinilah kedisiplinan kamu akan dituntut. Antara kegiatan akademik dan organisasi kamu. Jika kamu mampu melalui keduanya dengan baik, maka kamu dapat dikatakan berhasil dalam memprioroiaskan antara kewajiban dan tanggung jawab kamu sebagai mahasiswa. Aktif di organisasi atau komunitas akan melatih softskill kamu dengan baik dan mematangkan pribadi kamu secara sosial.

Jangan Pernah Meremehkan Akademik.

Salah besar jika ada yang memandang bahwa akademik merupakan hardskill yang dipandang sebelah mata. Sukses tidaknya kamu sebagai mahasiswa sebagian besar dinilai dari aspek akademik dalam atmosfer kampus. Akademik akan menentukan bagaimana kemampuan kita ketika menjadi praktisi maupun akademisi

Prinsip untuk Terus Berbagi

Berbagi tidak hanya melalui meteri, bisa juga dengan berbagi ilmu dengan sesama. Bukan hanya orang yang pendidikannya di bawah jenjang pendidikanmu saat ini, Bahkan partner kamu bisa saja belum mendapatkan ilmu yang kamu miliki saat ini. Ilmu yang kamu punya tentu harus kamu bagikan juga. Sharing dengan ilmu yang kamu miliki, tentu akan bermanfaat bagi orang lain. Berbagi Ilmu akan membuat kamu terus mendapatkan ilmu-ilmu baru yang belum kamu pahami. Berbagi ilmu tidak serta merta menjadikanmu akan miskin ilmu justru ilmu kamu akan bertambah.

Mempunyai Pola Pikir Berkembang Dan Terbuka Terhadap Berbagai Masukan

Terbuka atas saran dan kritikan. Tidak semua orang suka akan kritikan. Nah, rasa egois ini harus kamu hilangkan. Mengapa ? karena ciri-ciri orang maju adalah orang yang mampu menerima segala kritik dan saran yang ada pada dirinya. Mahasiswa yang mempunyai pola pikir maju, tentu akan aware terhadap masukan-masukan yang datang kepadanya. Ia akan bersedia menerima segala kritik yang ada pada dirinya. Tentu tak lain adalah untuk mengukur sejauh mana kemampuan dirinya.

Nah demikian beberpa hal penting yang bisa dishare, jika ada ingin menadi MAPER (Mahasiswa Berprestasi) dan membanggakan

Nasib Mahasiswa Perantau –  Pada tau gak sih kalau mahasiswa perantau dikategorikan sebagai orang yang berani mengambil keputusan, berani menghadapi resiko dan berani bertaruh dan bersaing di tanah orang.

Biasanya nih ya, orang-orang pada ngira kalau mahasiswa perantau rata-rata adalah orang kaya, orang yang sanggup, keluarganya berkecukupan. Lah kohk bisa ? Ternyata hal itu diukur dari kemampuan “bisa kuliah ke luar daerah” ke tanah orang yang dikenal dengan “merantau”….. wah, ternyata itu alasannya…

Guwa kasih tau nih. Gak semua mahasiswa perantau itu berasal dari keluarga berkecukupan. Sebagaian besar hanya bermodalkan niat. Apa yang terjadi mah… urusan nanti yang penting bisa sampe di tanah orang itu sudah sebuah kebanggaan.

Yang paling penting adalah uang kos bulan pertama beres,  uang kuliah tahap awal lunas…hehehehe… Tapi lu harus tau juga, gak semua dari kelaurga mampu. Ada yang berasal dari keluarga sederhana. Orang tuanya hanya petani atau nelayan. Namun karena keinginan, kegigihan, semangat, dan memiliki motivasi yang besar, mereka berani utnuk keluar dari kampung.

Tapi memang benar, modal bernai tidak lah cukup untuk bertahan hidup di tanah rantau, iya gak…hehehe… pasti lu semua khususnya sudah pada ngerti, karena sudah alami.

Ini buat adek-adek yang mau kuliah ditanah rantau nih, ya cuma sekedar pesan saja juga masukan. Nasib lu yang tentuin. Kuliah jauh-jauh ke tanah jawa misalkan, yang dicari ijazah kalau ada dapat kerjaan yang bonus, jadi lu jangan enak-enak, hura-hura ngikuti gaya hidup org lain atau temanmu yang kaget sama kehidupan kota.

Banyak tuh teman-teman yang pas nyampe kota kaget dengan kemewahan, keramaian, dan akses yang snagat gampang akhirnya malah gak kuliah, justru ngurusi yang lain…hehehehe

Ini beberapa poin yang harus lu perhatikan

  1. Hindari pergaulan bebas
  2. Hindari kumpulan- atau kelompok yang isinya hanya hura-hura
  3. Aktif di kampus itu baik, tapi kuliah lu yang lebih penting
  4. Jangan hidup mewah, hidup sederhana, apa adanya… ya keculai dari awalnya memang lu orang kaya
  5. Banyak bergaul dengan teman-teman daerah lain supaya wawasan lu luas, prilaku lu berubah. Jangan jauh-jauh kuliah ke tanah orang, eh gaulnya sama orang2 lu aja. ya percuma dong
  6. Banyak serap ilmudari teman yang menurut lu cerdas dan bisa dijadikan teman dekat.
  7. Harus disiplin, hemat dan manejemn lu harus baik
  8. Ini yang paling sering dihiraukan, aktif dilingkungan lu tinggal.
  9. Berbuat baik, jangan sombong, harus ramah dan saling menyapa
  10. Harus Berprestasi

Jadi anak rantau suka dan dukanya udah kayak gado-gado. Jadi mahasiswa perantau kadang susah. Sebab itu lu harus hidup baik, kalau gak ya nasib lu kayak teman-teman yang lain yang gk disukai sama orang.

Lu jangan sombong dan gengsi kalau akhir bulan nasib saat di perantauan, lu ya kayak anak pramuka waktu kemah wkwkwkw. itu mah udah biasa. Lu harus siap untuk terima nasib-nasib ini

  1. Minder
  2. Susah beradaptasi diawal-awal, ya pada umumnya semua orang sama
  3. Kadang gaya bahasa lu ditiru, wkwkwk, itu mah biasa jadi jangan tersinggung
  4. Suka nahan lapar
  5. Sering jadi pusat perhatian
  6. Telat bayar uang kos, ditagih terus sama yang punya kos
  7. Suka pergi kalau belum bayar kos
  8. Lu kalau sudah skali buat salah, atau berulah pasti akan dikenang. Lebih awet kesalahahan daripada kebaikanjadi hati-hatilah

Itulah beberapa poin penting yang harus lu perhatikan. Itulah beberapa pengalaman yang pernah merasakan nasib sebagai mahasiswa perantau.

  • 1
  • 2